Sunday, June 28, 2020

Cara Beternak Jalak Suren Yang Benar Untuk Pemula

Seperti yang bisa Anda lihat bahwa saat ini penggemar burung di Indonesia jumlahnya semakin meningkat di mana ada banyak masyarakat yang senang memelihara burung. Sekarang ini ada banyak sekali jenis burung yang biasa dijadikan sebagai peliharaan, salah satunya adalah jalak suren. Burung yang memiliki nama latin Sturnus contra ini merupakan salah satu spesies jalak yang memiliki habitat di kawasan India dan Asia Tenggara, jenis burung ini biasa ditemukan di kaki lembah ataupun di daerah dataran rendah.

Burung jalak suren memiliki ciri tubuhnya berukuran sedang dengan bulunya yang berwarna hitam dan putih. Di alam bebas, burung jalak suren biasanya memilih pohon yang berada di dekat sumber air sebagai tempat tinggalnya, jenis burung yang satu ini biasa mencari makan serangga di tanah. Jalak suren juga dikenal akan suara kicaunya yang nyaring dan bervariasi sehingga menjadi favorit bagi para penggemar burung. Banyaknya peminat jalak suren bisa Anda jadikan sebagai peluang bisnis dengan melakukan ternak jalak suren, berikut ini ulasan selengkapnya.


Cara Beternak Jalak Suren Yang Benar Untuk Pemula


1. Memilih Indukan Yang Berkualitas

Hal pertama yang harus dilakukan jika ingin beternak jalak suren adalah memilih indukan yang berkualitas karena hal ini akan sangat mempengaruhi keberhasilan Anda. Ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam memilih indukan jalak suren yakni indukan sudah jinak, kondisi fisiknya sehat, kedua indukan sudah berumur di atas satu tahun, serta memiliki kondisi fisik yang sempurna.

2. Menyiapkan Kandang

Setelah memilih indukan yang berkualitas, Anda harus menyiapkan kandang. Anda bisa membuat kandang untuk jalak suren menggunakan kayu dan kawat strimin dengan ukuran yang cukup besar agar burung jalak suren tidak mengalami stres dan lebih leluasa untuk bergerak. Kandang untuk burung jalak suren idealnya memiliki ukuran paling tidak 1 m X 1m x 1 m atau lebih luas lagi.

3. Menjodohkan Indukan

Langkah berikutnya yang harus Anda lakukan adalah menjodohkan burung jalak suren, Anda bisa mendekatkan kandang jantan dan kandang betina untuk melihat reaksinya terlebih dahulu. Jika burung betina telah siap untuk kawin, maka barulah Anda bisa memasukkan kedua indukan dalam satu kandang, Anda tidak boleh langsung memasukkan kedua indukan ke dalam satu kandang untuk menghindari perkelahian.

4. Kebutuhan Pakan Indukan

Perlu Anda ketahui bahwa pakan memiliki peran yang sangat penting dalam usaha ternak burung jalak suren, Anda harus memberikan pakan yang seimbang agar burung menjadi lebih sehat dan produktif. Ada beberapa jenis pakan alami yang bisa diberikan kepada indukan burung jalak suren antara lain jangkrik, ulat hongkong, dan pisang, selain itu Anda juga bisa memberikan vitamin tambahan.

5. Merawat Anakan Jalak Suren

Indukan jalak suren yang sudah selesai kawin akan bertelur dan indukan betina akan mengerami telurnya hingga telur menetas, Anda bisa membiarkan anakan jalak suren dengan induknya hingga berusia satu minggu karena kondisi fisiknya yang masih lemah. Setelah itu barulah Anda bisa memisahkan anakan dengan induknya, masukkanlah anakan ke dalam inkubator agar tidak kedinginan.


Bagi Anda yang merasa tertarik untuk beternak burung jalak suren, maka tak ada salahnya apabila Anda mempraktekkan beberapa cara di atas.

0 comments:

Post a Comment